My Blog List

Wednesday, November 24, 2010

THE FUNDAMENTAL OF LEADERSHIT Eh LEADERSHIP

Yahoo~ Prikitiw~ Halaaah!?

Yow Saudara-saudara sekalian, sebangsa dan setanah air, api, tanah dan udara (Jyaah~emangnya avatar!?). Karena ntar PIO ngebahas tentang Leadership (kepemimpinan), maka pada kesempatan ini saya akan menulis mengenai kepemimpinan itu sendiri, yaah~ seperti biasa sekalian belajar langsung di postingkan, terus kita share dan semoga bermanfaat bagi kita semua.Yohohoho~
Langsung saja kita mulai dari beberapa pertanyaan awal:”Apakah Anda seorang pemimpin? Siapakah yang sedang Anda pimpin? Bagaimana cara Anda memimpin? Seperti apakah pemimpin yang ideal itu? Hmm.. dan lain sebagainya!?” Yang perlu kita sadari bahwa setiap orang itu adalah seorang pemimpin, pemimpin bagi dirinya sendiri dalam menjalani semua aktivitas dan kehidupannya sendiri. Karena semua tindakan, tingkah laku, juga apa yang kita pikirkan, dan juga yang kita rasakan merupakan pilihan dan keputusan kita sendiri, dan seorang pemimpin itu salah satu bagian dari tugasnya yang terpenting adalah memilih dan membuat keputusan untuk memecahkan masalah atau membuat langkah-langkah tertentu agar apa yang diinginkannya dan orang-orang yang ia pimpin tercapai. Oh yaah!? Apakah kita telah menyadari hal tersebut? Hmm.. menurut penerawangan saya (halaaah!?==a) kebanyakan orang disekitar saya terutama mereka masih bergantung pada orang lain, istilah bahasa sapanyol na mah tuturut munding jadi masih ikut-ikutan dan bergantung dari apa yang dipilih atau diputuskan oleh orang lain tanpa dia menyadari, memikirkan dan merasakan apakah pilihan tersebut sudah sesuai dengan dirinya sendiri, artinya dia masih belum memiliki komitmen atau tanggung jawab sendiri serta belum memiliki prinsip atau keyakinan juga arah dan tujuan yang jelas dalam kehidupannya sendiri. Misalnya, Anda bertanya kepada seorang manusia (yaiyalah masa ke binatang!?) maksudnya ke seorang mahasiswa/i, lalu cobalah Anda tanyakan mengapa mereka memilih jurusan yang mereka pilih? Tentunya Anda akan mendapatkan jawaban yang beragam, ada yang menjawab karena itu cita-cita saya dari kecil, ada pun yang menjawab karena kecengan saya atau pacar saya atau karena teman saya pun memilih jurusan tersebut, dan juga ada yang menjawab karena disuruh orang tua atau pun karena salah nulis kode jurusan jadi terjerumus masuk ke dalam jurusan tersebut!? Walaaah~ berbagai jawaban pun muncul dengan menimbulkan berbagai kesan-kesan tersendiri tentunya...> <

Nah, dari penyataan di atas mungkin sudah sedikit menggambarkan tentang basic kepemimpinan itu sendiri (meureun!?). LanjutGan.. Saya mau mengucapkan SELAMAT bagi Anda yang sudah punya komitmen, tanggungjawab, prinsip dan juga keyakinan hidup sendiri dalam bertindak dan melakukan sesuatu, karena itu merupakan hal-hal mendasar untuk menjadi seorang pemimpin. Sebelum memimpin orang lain, komunitas, atau pun organisasi kita perlu memimpin diri kita dan kehidupan kita sendiri. Tetapi, bagi Anda yang masih ragu, bimbang, plin-plan, GJ, masih banyak bergantung dengan orang lain lebih baik kalian enyah saja dari dunia ini sebelum kalian terombang-ambing oleh ombak kehidupan dunia yang deras, keras dan kuat!? Hoyoo~ kejam banget sich gw...Kekeke.. Tapi jangan terlalu khawatir bro~ karena sebagaimana kita ketahui, kata Allport bahwa kepribadian manusia itu bersifat dinamis yang artinya dapat berubah-ubah. Jadi, jika kita mau berusaha untuk berkembang dan merubah diri kearah yang baik maka kita akan tau arah dan tujuan hidup kita dan yang berperan besar dalam perubahan hidup kita adalah lingkungan kita, orang-orang terdekat dengan kita dan juga apa yang kita baca sehingga dapat membentuk diri menjadi seorang pemimpin yang berkompeten dan berkualitas tinggi. Amien~
Nah, untuk menjadi lebih baik, maju dan berkembang agar bisa menjadi seorang pemimpin yang hebat. Tentunya kita perlu aksi, jadi tidak hanya berdiam diri, duduk, melamun terus tiba-tiba jadi hebat gitu!? Yang ada Anda malah kesurupan dan jadi telihat gila terus teriak-teriak saya adalah seorang pemimpin yang hebat telah menguasai dunia ini..Jyahaha~.~ Heeeeuu~Anda harus membuat langkah-langkah tertentu agar bisa menjadi seorang yang berhasil memimpin diri sendiri. Langkah-langkah menuju keberhasilan menurut buku yang saya baca The Learning Revolution, yaitu:
  • Milikilah Misi
  • Buatlah Rencana
  • Tentukan Tujuan
  • Pilihlah dengan Tepat
  • Milikilah Motivasi
  • Teruslah Belajar
  • Evaluasikan Kesalahan
  • Kembangkan Bakat yang ada
  • Jalinlah Hubungan Baik
  • Gunakan Akal Sehat

Setelah melaksanakan langkah-langkah diatas, ada pun rumus keberhasilan dari seorang atlet Olimpiade, Marylin King yaitu :

GAIRAH + VISI + AKSI = SUKSES

Katanya, jika Anda punya Gairah dan Visi, tetapi tanpa Aksi, berarti Anda melamun. Berimajinasi jadi orang kaya, sukses, bisa beli ini-itu, jalan-jalan keluar negeri..Loh!? Kok malah saya yang ngelamun.. Imajinasi itu juga perlu sebagai salah satu cara kita mendapatkan kesan-kesan yang akan menginspirasikan hidup kita karena seorang Thomas A. Edison saja sebelum ia menemukan lampu dia berimajinasi dulu kan!? Tetapi Mr.Thomas ini tidak hanya berkhayal tetapi juga melakukan aksi dengan melakukan percobaan-percobaan. Begitu juga para pemimpin-pemimpin besar seperti Bung Karno, Abraham Lincoln, bahkan Nabi Muhammad SAW., pun tidak hanya berdiam diri setelah mendapatkan wahyu dari Allah tetapi juga beliau pun melakukan aksi dengan melaksanakan dakwah-dakwahnya kepada kaum-nya saat itu.

Lalu, jika Anda punya Visi dan Aksi, tetapi tanpa Gairah. Anda akan serba tanggung. Jadi, apa yang kita lakukan serba setengah-setengah yang terkadang menimbulkan rasa ragu, dan menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya segera dilaksanakan.
Dan yang terakhir, jika Anda punya Gairah dan Aksi, tetapi tanpa Visi. Anda akan sampai ketempat yang keliru. Jyaahaa~ kita dalam keadaan bersemangat tetapi kalau tujuannya masih belum jelas, apakah hal itu bisa menyenangkan dan membahagiakan kita? Lah, apa artinya jika kita sudah bekerja keras, banting tulang, ngorbanin tenaga, fisik dan waktu tetapi tidak memenuhi kebutuhan apa-apa!?
So! Seorang pemimpin itu akan mempengaruhi orang lain, apa pun tindakan kita dan tingkah laku kita akan dinilai juga akan membentuk sebuah opini oleh orang-orang yang kita pimpin atas kemampuan kita, interaksi sosial kita dengan mereka dan apakah mereka menikmati atau tidak keberadaan kita dalam level profesional dan personal. Pengaruh ini merupakan alat yang powerful, bisa memotivasi dan menurunkan motivasi mereka disekitar kita, dan jika digunakan secara positif akan membuat hidup kita menjadi lebih mudah.
Marilah kita bersama-sama berusaha merubah dan mengembangkan potensi diri kita sebagai seorang pemimpin dan wakil Allah di muka bumi ini. Janganlah putus asa, stress dan frustasi dalam menjalani hidup. Anda tau cacing?! Hewan yang lemah ini, kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang layak untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan, tanduk atau bahkan mungkin ia juga tidak mempunyai mata dan telinga. Tetapi ia adalah makhluk hidup juga dan, sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati.Tapi kita lihat , dengan segala keterbatasannya, cacing tidak pernah putus asa dan frustasi untuk mencari makan. Tidak pernah kita menyaksikan cacing yang membentur-benturkan kepalanya ke batu, gantung diri, meminum racun, terjun dari gedung lantai 13 dan lain sebagainya yang dikarenakan frustasi dan depresi. Hehehe..

Kita ini sebagai manusia sudah diberikan potensi yang luar biasa dibandingkan Om Cacing tadi, jadi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari hewan-hewan lainnya? Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh diri menghadapi kesulitan yang dihadapi? Padahal rasa-rasanya belum pernah kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa. Hoyoo~ semoga artikel ini bisa memotivasi kita semua, khususnya saya. Bagi saya Sukses adalah Belajar, jika saya berhasil mempelajari sesuatu dan mengaplikasikannya dengan baik sehingga berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain maka saya adalah seorang yang sukses. Sukses itu tidak hanya dilihat dari seberapa banyak mobil yang kita miliki, seberapa mewah rumah yang kita singgahi karena harta, tahta, jabatan itu mudah lenyap seiring berjalannya waktu, tetapi dengan belajar dan ilmu yang diamalkan akan tetap kekal dan terus mengalir hingga kiamat nanti. Maka belajarlah untuk menjadi seorang pemimpin yang kompeten dan berkualitas bagi diri sendiri dan orang-orang disekitar kita.
Saya memohon maaf sebesar-besarnya jika ada tulisan-tulisan yang kurang berkenan dihati para pembaca. Jay juga manusia punya rasa, punya hati, jangan samakan dengan pisau belati. Segala khilaf, kekurangan dan kesalahan ada pada diri saya pribadi. Agar bisa lebih baik lagi Anda dipersilahkan memberiakan kritik dan saran di kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih.. Wassalam...> <

Ryuuzaki J.A.Y
Playing With Heart and Let’s go for Action

Artikel Lainnya:

Monday, November 22, 2010

NASIB YAA NASIB, Ayoo~ datanglah kemari Nasib Baik..


Lalalalala~ di usia ku kini, yang sudah memasuki masa dewasa tetapi masih belum mandiri rasanya kurang nyaman juga. Melihat teman-teman yang sudah bekerja punya penghasilan dari usahanya sendiri mendorong saya untuk berpikir agar memprioritaskan kemandirian dan ingin mengurangi beban orang tua dengan mencari pekerjaan juga usaha yang cocok untuk saya. Apalagi saya anak pertama yang secara umum biasanya menjadi tulang punggung keluarga kelak, usia orang tua pun bertambah dan kemampuan fisik untuk bekerja pun semakin berkurang seharusnya mereka sudah mulai menikmati hidup dengan tenang dan damai juga tidak terlalu terbebani untuk mengasuh dan membiayai kebutuhan-kebutuhan anak-anaknya. Perkuliahan yang dirasakan tidak efektif dan efisien juga membuat saya kurang bersemangat untuk mengikuti perkuliahan dan lebih banyak belajar sendiri, praktek sendiri di luar kampus karena bagaimana pun juga saya masih haus dan lapar akan ilmu pengetahuan juga membutuhkan wawasan agar dapat diaplikasikan dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Hidup merupakan sebuah pilihan, ada berbagai pilihan di setiap kehidupan kita dan kita harus memutuskannya, yang manakah yang baik untuk kita, masa depan kita, keluarga kita dan orang-orang yang dekat dengan kita. Dan yang terpenting adalah bahwa pilihan kita tidak merugikan orang lain. Dan nampaknya pilihan hidup saya berbeda dengan yang lainnya selain masih ingin menuntut ilmu tetapi saya ingin memenuhi kebutuhan diri juga untuk mandiri dan mengurangi beban orang tua, keputusan yang berat yang mengandung resiko, tetapi apa pun pilihan dan keputusan kita tentunya memiliki resiko tersendiri dan ada yang pro juga ada yang kontra dengan keputusan tersebut. Yaaa~ wajarlah manusia itu kan unik jadi setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai kehidupan. Yang penting kita punya komitmen, konsisten, mempunyai rencana dan tujuan atas apa yang kita pilih tersebut dan kita pun harus bertanggungjawab atas pilihan dan keputusan kita itu sendiri. Terkadang pernah terlintas dipikiran saya untuk mati, karena perjalanan hidup saya tidak terlalu lancar dan berliku-liku, merasa tidak berguna dan hanya membebani orang tua saja, putus asa Huwaaaa~ melancholis bangetlah!? Tetapi dengan mati pun nampaknya tidak akan bisa merubah apa pun toh masih banyak dosa yang saya lakukan juga masih kurangnya amalan-amalan shaleh untuk bekal di akhirat nanti, jadi di dunia susah di akhirat juga susah duooong!? Ckckck..
Harusnya saya bersyukur karena memiliki orang tua yang bijak, pengertian, demokratis dan penyabar yang jarang dimiliki anak-anak yang lainnya. Saya pun memiliki kebahagiaan tersendiri ketika latihan dan perform bersama Summer Sound juga Melody Style bersama mereka rasanya lenyap semua beban saya. Dan tidak seperti yang dulu-dulu kini saya mempunyai seorang sahabat yang ketika hanya melihat dan bertemu dengannya saja sudah menyejukkan hati saya, yaaah~ dengan segala kelebihan dan kekurangannya tapi itu pula yang menambah kekuatan dan semangatku untuk hidup.^^ Merekalah yang menjadi pilar-pilar yang menopang kehidupan saya. Terimakasih yaaah Summer Sound, Melody Style, Sahabatku, dan teman-teman yang sudah menolong, menginspirasikan dan mewarnai kehidupanku. Juga Anda yang sudah dan senang membaca artikel-artikel di blog saya ini, semoga bermanfaat buat Anda sekalian. ^^
























Yang menentukan nasib kita itu yaah~ diri kita sendiri, yang menjadikan diri kita bisa atau tidak bisa, mampu atau tidak mampu itu tergantung dari kehendak atau keinginan kita dalam menjalani sesuatu. Karena yang disebut dengan ‘nasib’ itu sebagaimana dikatakan oleh Mario Teguh (Salam Zupperr!?), bukanlah sebuah keadaan yang permanen. Karena tidak selamanya kita selalu meratapi nasib, tidak selamanya kita terus-menerus merasakan kesedihan, penderitaan, kesusahan dan lain sebagainya. Ingatlah, tidak ada hujan yang tidak berhenti. Tidak ada malam yang selalu gelap di mana tidak akan muncul fajar. Karena nasib itu berespon terhadap kualitas sikap dan tindakan-tindakan kita itu sendiri, jika kita mau berusaha, berani mencoba, melawan kemalasan atau kebiasaan menunda-nunda kita, tentunya tidak ada yang tidak mungkin nasib kita akan berubah menuju keberhasilan dan kebahagiaan. Huwaaah~ bisa-bisanya saya ngomong seperti ini padahal psikolog bukan (mahasiswa psikologi mah iyah), motivator bukan (memotivasi diri mah sering!), paranormal juga apalagi!?> < Seorang yang seperti saya (yang biasa-biasa tapi hendak menjadi luar biasa) saja bisa berpikir seperti itu apalagi Anda yang memiliki kemampuan, kedudukan dan potensi yang luar biasa Anda pasti bisa berubah dan menjadi lebih baik lagi dan terus berkembang.
Hidup adalah sebuah pilihan, begitu pula mengenai nasib. Apakah kita memilih nasib baik, ataukah nasib buruk, semua itu bergantung pada pilihan kita. Dalam menentukan pilihan dan keputusan yang kita buat, tidak terlepas dari proses persepsi, thinking, memori, learning, motivasi yang akan menentukan sikap kita selanjutnya. Jika kita telah memutuskan bahwa nasib baik yang kita pilih, kita perlu membuktikannya (take action) melalui keberanian untuk bekerja keras agar keputusan itu sebuah keputusan yang baik; yaitu keputusan yang menjadikan kita bernasib baik. Jadilah seorang pribadi yang siap, yang sudah mengkonsepkan tujuan-tujuan kita dalam meraih impian-impian kita dan lihatlah ternyata nasib baik lebih berpihak kepada orang yang siap. Persiapkan diri kita, mental kita, rencana kita segera aplikasikan, buktikan, take action, hasilnya mah siapa yang tau yang penting kita sudah berusaha sebaik mungkin karena kesuksesan merupakan pencapaian (kayak iklan!). Semakin banyak usaha kita maka semakin terlihat jalan kesuksesan kita, semakin banyak aksi kita maka semakin bertambah pengalaman, pengetahuan, harapan dan wawasan kita agar bisa merencanakan strategi yang lebih matang dan lebih baik lagi dalam pencapaian kita meraih impian kita.
Rasa sakit, perih, kepedihan atau kita sebut saja dengan penderitaan selalu menghampiri dalam kehidupan kita dan menjadi masalah tersendiri dalam pahit-manisnya dunia yang fana ini. Mungkin saat ini pun Anda sedang merasakan sebuah penderitaan entah itu karena pekerjaan di kantor yang menumpuk dan belum terselesaikan, segudang tugas-tugas di sekolah atau pun di kampus dalam setiap mata pelajaran atau mata perkuliahan yang harus segera diselesaikan, mungkin juga dikarenakan adanya konflik dalam rumah tangga, teman atau kelompok tertentu yang membuat Anda merasa tidak aman dan tidak nyaman, bisa pula karena krisis finansial yang dikarenakan inflasi atau kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi, banyaknya tuntutan-tuntutan serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan dan diselesaikan. Lalu muncullah gejala-gejala psikologis seperti stress, depresi, frustasi yang membuat Anda semakin menderita. Namun, apakah harus sebuah penderitaan menyebabkan terlahirnya penderitaan yang lebih besar lagi? Padahal, penderitaan bisa muncul dari sebuah kebahagiaan bila kebahagiaan itu ditelantarkan!? Iyaah, karena kita terlalu fokus dalam menganalisis masalah, memikirkan semua masalah-masalah kita, terjebak di dalam rutinitas yang membuat kita semakin terpuruk karena rasa jenuh dan bosan yang menghantam kehidupan kita. Sedangkan solusi untuk memecahkan masalah-masalah ini terabaikan, kebahagiaan yang seharusnya kita jemput dan kita terima tersisihkan karena kita tersesat dan terjebak di dalam labirin kehidupan yang membangunkan dinding-dinding yang menutupi jalan keluar yaitu kebahagiaan itu sendiri, semakin kita terjerembab dalam masalah semakin banyak dan semakin tinggi dinding-dinding itu menghimpit dan menutupi jalan kebahagiaan itu sendiri. Hidup adalah pilihan, begitu pula dengan penderitaan sebenarnya merupakan pilihan kita sendiri karena penderitaan adalah hasil dari pilihan sikap dan perilaku kita yang memberikan kesempatan datangnya penderitaan itu sendiri. Jadi, ubah sikap kita dan pola pikir kita karena keberhasilan yang paling manis adalah keberhasilan yang dicapai melalui kesulitan dan penderitaan. Perkembangan diri baik dari aspek kognitif/intelektual, kebijaksanaan, atau pun pengalaman akan muncul dan kita dapatkan ketika kita menjalani dan menikmati proses menuju kesuksesan tersebut. Bila semuanya mudah kita raih, maka keberhasilan tidak akan disebut keberhasilan - ia biasanya disebut “terang aja”. Apakah maknanya jika kekayaan, jabatan dan kedudukan tinggi tanpa adanya proses dan perjuangan yang tinggi?  Karena yang namanya harta, tahta, jabatan maupun kedudukan sifatnya hanyalah sementara semua itu bisa hilang dan lenyap seiring waktu berjalan, namun kekuatan, keberanian, kebijaksanaan, wawasan dan pengalaman akan selalu tetap ada juga bermakna dan bahkan akan terus berkembang jika kita mengikuti semua proses dari ujian dan perjuangan kita menjalani hidup menuju kesuksesan dan kebahagiaan itu sendiri.
Hmm~iseng-iseng nulis kayak ginian ternyata bisa menginspirasikan dan memotivasi saya. Dan semoga bisa memotivasi para pembaca juga. Kutipan terakhir dari Mario Teguh di bawah ini akan menjadi penutup artikel ini. Semoga bermanfaat > <

Penderitaan bukan lah hasil dari sebuah penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka tidak ada hasil yang bisa disebut keberhasilan.
Sadari lah bahwa seruling yang melantunkan kemerduan suara surgawi itu - berasal dari buluh bambu yang disayat oleh pisau yang tajam dan dilubangi oleh batang besi yang membara.


Ryuuzaki J.A.Y

Thursday, November 18, 2010

HAPPY IDUL ADHA 10 DZULHIJAH 1431


Moo~ Embee~ !!
            Yow Happy Idul Adha 10 Dzulhijah 1431 atau tepatnya pada hari Rabu, 17 November 2010 kemarin yah.. Semoga yang berkurban mendapatkan berkahnya dari Yang Maha Kuasa, dan semoga dengan hari kurban kemarin bisa menjadi berkah bagi para korban bencana dimana itu berada dan bisa memberikan kebahagiaan tersendiri buat mereka terutama di Gunung Merapi dan Mentawai.
            Kemarin benar-benar hari darah, penuh darah bertumpahan membanjiri jalan-jalan, tidak hanya itu ternyata terjadi mutilasi masal, potongan-potongan tubuh, kepala, kaki dan juga jeroan-jeroannya pun dilakukan serempak dalam satu hari tersebut yang bahkan ditonton oleh banyak orang, jeritan-jeritan terdengar dimana-mana, ada yang menjerit EMBEE~ ada juga yang menjerit MOO~!? Hehehe.. Namanya juga hari idul adha jadi yang menjerit, berdarah, dan yang dimutilasi adalah hewan-hewan kurban yang disembelih tentunya. Haa~ daripada udahan saya tambahin sajalah dengan membahas tentang penyembelihan hewan (sekalian share, siapa tau bermanfaat). Langsung saja ke pengertian menyembelih hewan itu sendiri adalah melenyapkan roh hewan atau binatang untuk dimakan dengan alat yang tajam selain dari tulang dan kuku. Ada pun pengertian lainnya bahwa penyembelihan hewan adalah memotong binatang dengan alat tajam pada bagian leher (saluran pernafasan dan jalan makan) sampai putus sehingga binatang tersebut mati, dengan maksud untuk diambil manfaatnya. Atau mematikan hewan dengan menggunakan alat tajam.

            Islam mengatur tata cara menyembelih hewan melalui Rasulullah SAW. Tata cara penyembelihan yang sesuai dengan tuntutan Islam sebagai berikut:
a.      Rukun dan Syarat Penyembelihan
1.      Ada penyembelih. Penyembelih disyaratkan orang Islam atau ahli kitab (orang yang berpegang kepada firman Allah SWT). Allah berfirman :
“Makanan (sembelihan) ahli kitab halal bagi kamu (umat islam) dan makanan kamu halal bagi mereka.”(QS. Al-Maidah: 5)
2.      Ada binatang yang disembelih. Syarat binatang yang disembelih yaitu sebagai berikut:
Ø  Binatang yang disembelih adalah binatang yang halal dimakan. Allah berfirman:
Dihalalkan bagimu binatang-binatang ternak, kecuali yang telah dinyatakan kepadamu (haramnya).” (QS. Al-Maidah: 5)
Makanan yang diharamkan adalah: bangkai, darah, babi, binatang yang disembelih tidak dengan nama Allah, binatang yang keji dan menjijikkan, dan bagian yang dipotong dari binatang yang hidup.
Ø  Binatang yang dapat disembelih dilehernya, hendaknya disembelih dilehernya, di potong urat tempat berlalunya makanan dan urat tempat keluarnya nafas (saluran pernafasan). Dua urat itu wajib putus.
Ø  Binatang yang tidak dapat disembelih dilehernya karena liar atau jatuh dalam lubang, menyembelihnya boleh dibagian mana saja dari badannya, asal dapat mati karena lukanya.
3.      Ada alat untuk menyembelih. Syarat bagi alat untuk menyembelih. Hendaknya benda tajam yang dapat melukai, baik dari logam atau lainnya, kecuali kuku dan gigi. Hadis dari Syaddad bin Aus, katanya:
“Rasulullah SAW, bersabda, “Jika kamu menyembelih, berbuat baiklah dengan sembelihanmu dan hendaklah kamu tajamkan alat sembelihanmu dan hendaklah kamu percepatkan penyembelihannya.”(HR.Muslim)
b.      Hal-hal yang Disunahkan dalam Penyembelihan Hewan
1.      Memotong dua urat yang ada di kiri dan kanan leher.
2.      Bila leher binatang panjang disembelih dipangkal lehernya agar cepat mati.
3.      Binatang yang disembelih direbahkan disebelah rusuknya yang kiri supaya mudah menyembelihnya.
4.      Dihadapkan ke kiblat
5.      Membaca basmalah dan shalawat kepada Nabi SAW

Yaah~ kurang-lebih begitulah menurut sumber buku yang say abaca a.k.a buku agama
 SMA kelas 2.. Hahaha..>.< semoga bermanfaat.. Dadah~

Monday, November 15, 2010

OUR FRIENDSHIP~

Hubungan antar manusia merupakan kebahagiaan dan kepedihan. Benarkah?! Tapi bisa kita lihat di sinetron-sinetron yang tayang di layar televisi Anda, biasanya iklan-iklan promo yang diperlihatkan rata-rata disaat nangis, terlihat sedih dan menderita, ada pun yang berekspresi marah dan lain sebagainya yang menunjukkan suatu kepedihan. Mungkin Anda pula yang pernah mengalami konflik dengan teman-teman atau saudara-saudara Anda entah itu disebabkan karena perbedaan pendapat atau karena rasa perhatian dan rasa sayang kepada orang-orang yang Anda sukai yang dekat dengan Anda sehingga Anda menjadi over protective dan membuat orang tersebut tidak nyaman dengan sikap Anda. Atau Anda pun pernah merasakan masa-masa indah ketika bersama sahabat dan juga kekasih Anda yang menunjukkan suatu kebahagiaan dalam kehidupan Anda. Kadangkala ada pula yang memiliki pemikiran:”Tidak mungkin berhubungan dengan orang tersebut tanpa bertengkar,” atau “Saya tidak tahu bagaimana harus berbicara dengan wanita ini!” Yaaahh~ setiap orang itu kan unik, mereka memiliki beraneka ragam cara dalam berhubungan dengan manusia yang lainnya.

            Namun ada pula orang yang senang menyendiri (salah satunya saya..> <). Tetapi ada hal-hal tertentu yang tidak begitu menyenangkan untuk dilakukan sendiri (tapi klo mw mati mah sendiri aja yah, jangan ngajak-ngajak!?=..=a). Apakah Anda pernah bermain kartu sendirian, main monopoli, menyelesaikan masalah sendirian,atau menonton film sendirian? Haa~ jadi ingat, dari dulu saya lebih sering nonton film sendirian, tapi klo nonton bareng biasanya klo di ajakin, kayak nonton bareng teman-teman di MMI, komunitas jepang dll, tapi jadi ingat pertama kalinya saya nonton berdua ama cewe di akhir bulan Juni 2010 yang lalu waktu itu nonton KNIGHT and DAY di salah satu studio theater di Bandung!?^^ LanjutGan! Merencanakan dan menikmati liburan pun membutuhkan kehadiran orang lain, yaitu orang-orang yang dekat dengan Anda.
            Kehidupan yang menyenangkan adalah kehidupan yang diisi dengan persahabatan. Apabila kita kehilangan pekerjaan, kehilangan uang atau mobil kesayangan, mungkin kita dapat bertahan dalam keadaan ini. Tetapi kehilangan teman dekat merupakan suatu hal yang lain.
            Kebahagiaan kita tergantung pada sikap kita, sikap terhadap diri sendiri, pekerjaan, usaha, sasaran, reaksi terhadap kegagalan, kekecewaan, kesenangan, kepedihan dan seluruh teka-teki kehidupan. Menurut Brehm&Kassin (1985) sikap merupakan reaksi yang positif atau negatif terhadap orang objek atau pandangan tertentu. Sikap mempengaruhi persepsi dan pemikiran kita terhadap isu, orang, obyek, atau kelompok dengan kuat. Dan juga sikap memainkan peranan untuk mengekpresikan nilai-nilai dan keyakinan kita (ekspresi diri dan identitas diri). Sikap juga memiliki fungsi harga diri (contoh, banyak orang semakin percaya diri manakala sikapnya benar).
 
            Ada sebuah variabel penting yang selalu sama dalam meraih kebahagiaan: ORANG LAIN. “Orang lain” adalah mereka yang bersama kita tertawa, terluka, berteriak, mengumpat, menangis, mencoba hal-hal baru, bermain, merencanakan sesuatu, berdebat ..., orang-orang yang kita cintai, percayai, salahkan dan kadangkala kita hindari.

            Setiap manusia adalah unik, mereka mempunyai karakteristik yang menjadi ciri khasnya masing-masing sehingga menunjukkan bahwa mereka berbeda dengan yang lainnya. Bahkan ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa anak kembar pun memiliki perbedaan-perbedaan yang significant. Terkadang ada yang terlihat serupa tapi tak sama!? Gaya dan penampilan bisa sama, tapi pola pikir setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang mudah bergaul, cepat akrab tetapi ada juga orang yang mudah curiga, menutup diri dan merasa bahwa orang lain itu tidak dapat dipercaya. Salah satunya adalah seseorang yang sedang saya dekati, walaupun kami terlihat dekat dan juga saya selalu mencoba untuk membuka diri dan bahkan dia pun sudah mulai terbuka dan mau menerima kehadiran saya (dan nampaknya sudah mencoba untuk memberikan kepercayaan pada saya) tetapi, saya merasa masih ada dinding pembatas yang membuat saya cukup kesulitan untuk dapat lebih akrab dan bisa jauh lebih mengenalinya. Mungkin, itu dikarenakan pembentukan defense mechanism (pertahanan diri) yang cukup kuat, yang membuatnya selalu berhati-hati dan membuat jarak dalam berhubungan (entah disadari atau tidak!?Sama kayak sayah!!). Tapi saya bersyukur bisa menjadi salah satu orang yang dekat dengannya (karna sebenarnya banyak orang yang mengharapkan bisa dekat dengannya loh!?hehehe..> <), dan saya selalu berusaha akan selalu menjaga kepercayaannya, menyayangi dan melindunginya, yaah~ karena dia adalah sahabatku sendiri. Walaupun sekarang secara fisik dia sudah nampak lebih dewasa, tetapi secara psikis dia tuch masih bocah!? Jadi, masih banyak waktu buat dia untuk terus berkembang dan semakin dewasa juga bisa lebih peduli dan sensitive dengan lingkungan dan orang-orang yang berada didekatnya. Saya yakin jika secara kognitif (intelektual) juga hati nurani-nya berkembang, dia bakal seperti Angel (sigana mah!), bakal menjadi seseorang yang akan dikagumi oleh lebih banyak orang lagi. Hmm~Yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah memperhatikannya, menjaganya, dan melindunginya hingga saat itu tiba.^^

            Pelajaran pertama dalam persahabatan adalah BILA ANDA INGIN MEMBINA PERSAHABATAN, ANDA HARUS MENJADI SEORANG SAHABAT TERLEBIH DAHULU.


Ryuuzaki J.A.Y
Door Duisternis Tot Licht

Referensi  : 
-          Andrew Mathews: Making Friends, A Guide to Getting Along With People: PT. Grasindo., 2005

NEGERI KU OH NEGERI KU..KAPAN SEMBUH NYAAH!?

Hiyoow~ Wazzuuuppp~ Gimana nich kabarnya? Semoga berada dalam keadaan yang baik yaw.. Awal bulan ini lagi musim pada galaaauu dech kayaknya, karna lagi nge-trend ama putus cinta soalnya!? Hoyoo~ pada sabar yah yang sudah mengalami hal tersebut, mungkin orang itu memang bukan yang terbaik buatmu, tapi di depan sana pasti ada seseorang yang benar-benar bisa sehati denganmu. Tapi karna minggu kemaren saya udah ngebahas tentang cinta, jadi dikesempatan kali ini saya ngga akan terlalu membahas tentang cinta sepasang kekasih, Anda bisa liat di artikel sebelumnya kok. > <

Kali ini saya mau membahas mengenai kejadian-kejadian yang sering kita liat dilingkungan sekitar kita, terutama yang berhubungan dengan Ibu-ibu rumah tetangga eh rumah tangga maksudnya!? Nich yah, pagi-pagi saya sudah mendengar keluh-kesah si mamah, yang mengeluhkan harga-harga seperti bawang merah, telor, beras, minyak goreng dan lain sebagainya dipasaran sudah pada naik. Kebutuhan-kebutuhan pokok yang harganya duooong~ Astajim meningkatnya luar biasa!? Udah mah subsidi untuk rakyat kecil sudah mulai mengikis, bahkan udah ngga ada lagi yang bersubsidi!? Kasihan sekali rakyat-rakyat di negeri ini, beban-beban hidup mereka semakin bertambah. Plus, akhir bulan Oktober 2010 yang lalu, negeri ini menangis karena bencana yang melanda (Gunung Merapi dan Tsunami!?). Kira-kira sampai kapan yah segala ujian dan cobaan yang ditimpakan kepada rakyat-rakyat di negera kita ini selesai? Hiks.. T.T

Kita bisa lihat dilingkungan sekitar kita, di rumah, di sekolah, di kampus, di kantor dan di mana pun itu. Saya selalu mencoba mengobservasi disetiap perjalanan, saya mencoba melihat raut wajah orang, ekspresi mereka ada yang mengerutkan dahi, ada yang berjalan sambil menunduk, ada yang terlihat bingung, sedih dan lain sebagainya, entah apa yang mereka pikirkan?! Dan terpikirkanlah oleh saya bahwa setiap orang mempunyai harapan, seorang pedagang yang mulai menjajakan barang dagangannya dari pagi hari, langkah demi langkah dalam perjalanan dari rumah meninggalkan anak dan istrinya sambil berharap barang dagangannya itu dapat laku terjual sehingga ketika ia pulang, ia bisa memberikan nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di rumah, walaupun hanya sesuap nasi. Seorang mahasiswa yang jauh-jauh merantau meninggalkan kampung halamannya untuk menimba ilmu, berharap agar di setiap hari-harinya ia mendapatkan sebuah pembelajaran yang efisien dan effektif untuk perkembangannya dalam meningkatkan potensi-potensi yang ia miliki, juga berharap sang pendidik bisa mendidik dengan tulus dan ikhlas serta menyenangkan sehingga proses perkuliahan pun berjalan dengan baik dan effektif. Peserta didik baik siswa maupun mahasiswa mengharapkan menemukan seorang pendidik yang berkompeten, berkualitas, disiplin, tulus juga bisa menjalankan amanahnya dengan baik sehingga menjadi seorang teladan yang baik bagi peserta didiknya. Kita semua memiliki sebuah harapan dalam kehidupan yang sedang kita jalani ini, ingin lulus UN dengan nilai yang tinggi, ingin masuk Universtitas yang terbaik dan diidam-idamkan, ingin mandiri, ingin naik jabatan, ingin jadi kaya aduh-aduh-aduh, ingin punya mercy aduh-aduh-aduh dan lain sebagainya agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya.

Namun ada pula orang-orang yang sudah bekerja keras siang-malam, banting tulang dengan penuh usaha dan pengorbanan hanya agar bisa hidup sederhana, punya rumah kecil, bisa nyekolahin anak, bisa makan tiap hari, dan pakaian yang layak pakai, itu saja. Tapi tetap saja usahanya itu  tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan baik karena kenaikan harga yang semakin melambung. Ada pun yang berpikir bahwa “lebih baik mati... mungkin kehidupan di alam sana lebih baik dari pada disini..?!” dikarenakan kemiskinan yang tetap melilit dalam kehidupannya. Padahal mereka sangat rajin bekerja, tetapi mereka tetap melarat.


Di sudut lain kehidupan, lihatlah para pejabat-pejabat negeri ini. Punya mobil mewah, fasilitas alat komunikasi canggih, rumah dinas yang megah, gaji dan honor yang gede-gedean, uang rapat, uang transport, uang makan, akomodasi hotel berbintang nan gemerlap, dan segala macam fasilitas gila lainnya mereka dapatkan. Namun bisa kita lihat di media-media informasi baik berita di televisi, radio, koran atau pun majalah bagaimana kinerja mereka, seberapa besar usaha mereka, sebanyak dan seberat apa keringat dan darah yang mereka keluarkan dibandingkan saudara-saudara kita yang mengalami kemiskinan?! Inilah para perampok berdasi dan bersedan mewah, yang seharusnya bekerja untuk mensejahterakan rakyatnya namun malah berkhianat mensejahterakan diri, keluarga, dan kelompoknya sendiri. Inilah para lintah darat yang menghisap dengan serakah keringat, darah, tulang hingga sum-sum rakyatnya sendiri. Mereka sama sekali tidak perduli betapa rakyatnya kian hari kian susah bernafas. Mereka tidak pernah perduli. Betapa zalimnya pemerintahan kita ini!! Subsidi untuk rakyat kecil mereka hilangkan. Tapi subsidi agar para pejabat bisa hidup mewah terus saja berlangsung. Ketika rakyat antri minyak berhari-hari, para pejabat kita enak-enakan keliling dalam mobil mewah yang dibeli dari uang rakyat, menginap berhari-hari di kasur empuk hotel berbintang yang dibiayai dari uang rakyat, dan melancong ke luar negeri berkedok studi banding, juga dari uang rakyat. Ckckck...

Tapi tidak semua para pejabat seperti itu (mungkin), karena kita tidak tahu apa yang setiap orang lakukan, pikirkan dan rasakan, yang bisa kita lakukan hanyalah menerka/menebak saja. Tetapi sebagaimana teori kepribadian Allport bahwa manusia itu bersifat dinamis, artinya kepribadian dapat berubah-ubah (sebuah organisasi dinamis) di dalam sistem psikis dan fisik individu yang menentukan karakteristik perilaku dan pikirannya. Yaah~ kita do’akan saja, semoga para pemimpin kita terketuk dan terbuka pintu hatinya, dan di beri hidayah serta inayahnya, agar bisa menjadi pemimpin yang amanah, setia dan berdedikasi kepada rakyat sehingga dapat mensejahterahkan rakyat-rakyat di negeri ini. Amin


Ryuuzaki J.A.Y
Door Duisternis Tot Licht


Sumber : Anonymous
               Beraniegagal.com
               Muhaemien.blogspot.com

Tuesday, November 9, 2010

Photo-photo..

    

Hmm.. Kayaknya pas acara vitacimin dance competetition bulan April 2010 yang lalu. Ngedukung anak-anak V-Rush waktu itu te...
Jadi kangen ama rambutku yang panjang..!?




Masih di tempat dan waktu yang sama, nungguin performance V-Rush, Jyaah~ si Nooru duduk disembarang tempat!? = =a
















 

Masih di tempat dan waktu yang sama,bersama kawan-kawan yang datang ngedukung V-Rush..





Jyahaha~
Masih di tempat dan waktu yang sama...
Yue lagi makan di Ciwalk..

Semua photo-photonya di bulan April 2010 pas acara Vitacimin@ Ciwalk Bandung (Klo ga salah!?)

Monday, November 8, 2010

AWAS ADA BADAAAIII!? AH DA PASTI BERLALU!!?? Ckckck..

        Nampaknya postingan kali ini ada hubungannya dengan artikel tentang Mr.Problem yang pernah saya post sebelumnya. Yaitu bahwa setiap orang yang terlahir ke dunia ini tidak terlepas dengan masalah dan juga berbagai kesulitan yang menimpa kita. Namun, semua itu merupakan proses kehidupan kita agar kita bisa berkembang dan menjadi lebih baik serta agar dapat membangkitkan potensi-potensi yang kita miliki di dalam diri kita yang telah Tuhan berikan kepada kita. Kita semua di negeri ini sedang berduka karena banyaknya bencana yang menimpa dari tsunami mentawai hingga meletusnya gunung merapi di Jawa Tengah. Belum lagi permasalahan-permasalahan pribadi yang sedang kita hadapi baik di dalam rumah tangga, pekerjaan, sekolah, kuliah dan lain sebagainya. Saya dan Anda pun saat ini sedang mengalami suatu cobaan dan musibah yang tak pelak membuat kita menjadi stress, depresi dan frustasi. Galaaauu~ yang membuat kita menjadi bingung harus berbuat apa, memilih dan mengambil keputusan yang manakah yang terbaik untuk kita?!

            Ketahuilah semua proses kehidupan, entah itu senang, susah, sedih dan gembira itu ada batasnya. Begitu pula dengan kesulitan yang kita hadapi tentu akan ada akhirnya. Hmm.. seperti yang sering dikatakan oleh banyak orang mengenai roda kehidupan, kadang ada di atas, kadang di tengah, dan kadang ada di bawah. Bagaimana cara kita memandang suatu masalah pun berbeda-beda (sebagaimana tertulis di Mr.Problem). Hmm~ Bersyukurlah bagi Anda yang mempunyai seseorang yang selalu ada untuk mensupport Anda, menghibur, membantu, atau pun mendengarkan masalah-masalah yang sedang Anda hadapi. Anda memiliki seseorang untuk berbagi, memberikan perhatian, memeluk ataupun mengusap-ngusap kepala Anda ketika Anda sedang sedih dan merasa putus asa. Mungkin saat ini telah terbayang di benak Anda siapakah orang tersebut yang memberikan simpati dan empatinya, yang selalu membuat Anda tersenyum itu. Bersyukurlah dan berbahagialah bagi Anda yang memiliki itu semua karena ada sebagian orang yang iri karena tidak memiliki atau hanya sedikit pernah merasakan hal tersebut yang salah satunya adalah penulis artikel ini sendiri yaitu yah saya ini. Hehehe...

            Tipe seorang yang pendiam, kalem, dan kaku ini yang 65% kehidupannya diisi dengan kesendirian, yang dilakukan dalam sendirinya itu salah satunya menulis berbagai artikel di dalam blog ini, lalu membaca, belajar, bermain musik, membuat lagu, berpikir, merenung ampe ketiduran, ngomong sendiri dan lain sebagainya. Sedangkan sisanya diisi dengan perkuliahan, latihan band, bermain (klo ada yang ngajak, klo ga ada mah ulin olangan we~), ke event-event jepang yang merupakan sebuah kesempatan untuk bersosial, merasakan kebersamaan, bercanda, tertawa dengan kawan-kawan yang lainnya. Di lain kesempatan sangat senang membantu atau menolong orang seperti nemenin teman membeli sesuatu, nemenin nonton, nganter-jemput orang, mendengarkan cerita atau pun keluh-kesah teman-teman, membantunya mencari solusi (biasanya klo di minta), memotivasinya atau hanya mendengarkannya saja, itu merupakan hal yang paling membahagiakan bagi saya karena ada orang yang mempercayai dan mau berbagi cerita tentang apa yang mereka alami, setidaknya saya merasa ternyata saya masih ada guna/berguna bagi orang lain.Nyehehe.. (malah curhat!?). 

Kita lanjutkan saja curhatnya (tanggung euy!), setiap masalah yang saya terima, hampir seluruhnya saya hadapi sendiri ada atau tanpa ada dukungan dari siapa pun (bahkan hampir tidak ada yang tau masalahku yang sebenarnya!?), sambil menghibur diri berpikiran bahwa saya terlahir ke dunia ini sendirian dan mati pun pasti sendiri, jadi wajar saja saya hidup sendiri dan mengerjakannya semuanya sendiri. Padahal saya mempunyai teman/kenalan yang banyak bahkan saya bangga dengan teman-teman saya yang memiliki pribadi/karakter yang unik, berprestasi dan luar biasa, saya pun beruntung mempunyai seorang Ibu yang luar biasa yang berpikiran terbuka, bijaksana yang juga berperan sebagai sahabat bagi anak-anaknya, juga seorang Ayah yang gigih dan penuh pengorbanan saat mencari nafkah. Namun, karena mungkin saya seorang yang introver yang selalu tertutup dan merasa tidak ingin merepotkan orang lain juga karena banyak berdiam diri di dalam kesendiriannyalah  yang membuat saya tidak terbuka dan kaku di hadapan orang lain. Tetapi saya sangat senang ketika ada seseorang yang mau menjadi sahabat saya, di tahun inilah pertama kalinya saya mempunyai seorang sahabat yang saya sukai, sayangi dan akan saya lindungi kapan pun dan dimana pun itu. Saya tidak tahu bagaimana caranya menjadi seorang sahabat yang baik, tapi saya selalu berusaha untuk membantu, menolong dan menghiburnya disaat dia sedang susah atau pun sedih. Dan selalu menawarkan diri untuk membantu dan menolongnya jika dia membutuhkan saya, walaupun mungkin dia mempunyai banyak pilihan untuk meminta bantuan ke yang lainnya yang tentunya lebih baik dari saya. Yaahh~ setidaknya saya ingin menjadi salah satu bagian dari orang-orang yang menolongnya walopun bukan orang yang pertama ^.^. Begitu juga dengan blog ini,yang niatnya ingin berbagi dan siapa tau bermanfaat bagi para pembaca.>.<

            Udahan ah curhatnya.. Kembali kepembahasan, ketika menjalani kehidupan ini analogi serupa tapi tak sama adalah seperti kita sedang mengemudikan sebuah kapal yang akan mengarungi samudera nan luas. Ketika kapal sedang berlabuh di pinggir pantai suasana demikian indah, pantai berwarna biru berpasir putih yang elok, sinar matahari cerah yang hangat, hembusan angin semilir dan liukan pohon kelapa nan menawan, terlihat awan putih bearak-arakan di langit biru menambah keindahan bagi nahkoda dan penumpang kapal. Keindahan itu menjadi lengkap ketika burung camar bergerak ke sana-ke mari di atas pantai diiringi loncatan indah sepasang kumba-lumba yang sedang atraksi dipermukaan pantai.

            Keindahan pantai ini tak selamanya dapat dilihat bagaimanapun juga kapal akan terus bergerak untuk mengarungi samudera, perbekalan telah disiapkan dan ketika hari itu tiba kapal pun berangkat dari pantai tempatnya berlabuh menuju pulau impian. Perputaran bumi menjadikan senja yang datang menghampiri, matahari menjadi redup hanya awan di sekelilingnya berwarna oranye, sebuah paduan warna yang indah. Ketika hari telah menjadi gelap langit hitam dihiasi kilauan bintang yang bertaburan dan cahaya rembulan terhampar ke penjuru lautan. Suasana syahdu dan damai menyelimuti malam yang indah disertai deru angin laut yang lembut dan deburan ombak memecah keheningan menjadikan sebuah melodi alam yang serasi.
            Akan tetapi apakah sang kapal akan mengarungi samudera luas dengan hanya menikmati keindahannya saja? Tentu saja tidak, keindahan dan keramahan gelombang laut kadangkala dapat berubah sewaktu-waktu menjadi ganas dan dahsyat. Ketika angin disertai kilat dan hujan mendera, gelombang lautan meninggi dan menghantam apa saja yang menghadang didepannya. Kapal dibuat terombang-ambing di tengah badai yang menerpa, suasan jadi mencekam, langit hitam pekat,laut yang tenang bergejolak menimbulkan suara gelombang yang keras, kilatan halilintar dan pusaran angin terus menerpa kapal entah sampai kapan badai ini berhenti tak ada yang tahu namun satu yang pasti bahwa ia tak akan selamanya, badai pasti akan berlalu!

            Apakah sang kapal akan terus bertahan atau justru tenggelam bersama badai?Hanya nahkoda bersama awak kapal, penumpang dan Tuhan yang tahu. Pada detik-detik menentukan, usaha dari sang nahkoda dalam mengendalikan kapal dan kerjasama awak kapal sangat membantu dan hal yang terpenting adalah rasa berserah diri kepada Pengirim badai. Badai yang mengganas sampai pada puncaknya ketika gelombang besar akhirnya menghantam kapal,...
            Ketika badai mereda lautan tenang kembali, langit kembali cerah dengan bintang yang berkelap-kelip dan cahaya rembulan menyinari penjuru lautan seolah-olah tidak pernah terjadi sesuatu. Begitulah kehidupan, ketenangan dan kedamaian dapat berubah menjadi kekacauan dan ketidakstabilan, tidak ada yang pasti di dunia ini. Semua dapat berubah. Badai yang menerpa pun ada batas dan akhirnya, tidak untuk selamanya. Tergantung apakah kita mampu untuk keluar sebagai pemenang atau tidak. Jika situasi sudah sangat buruk, maka tidak akan berubah menjadi lebih buruk. Ingatlah, tidak ada hujan yang tidak berhenti. Tidak ada malam yang selalu gelap di mana tidak akan muncul fajar.
           
Pada paragraf terakhir ini Jay mau berterimakasih kepada para pembaca yang sudah membaca artikel-artikel di blog ini yang baru Jay buat di bulan yang lalu. Juga terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah mendukung dan membantu Jay, terimakasih juga buat Sahabatku, maaf Jay ga bisa ngebantu banyak karena segala keterbatasan dan kekurangan yang Jay miliki. Kepada teman-teman yang lagi down, yang terkena musibah semoga diberi kesabaran dan ketabahan juga para korban bencana di mana pun itu, semoga diberi kemudahan dalam segala halnya. Amin

J.A.Y HIKARI
Never Give Up, Keep Fight!

Artikel baru mengenai cinta: